BAHAN AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR LUAR BIASA TUNA GRAHITA RINGAN

Penelitian ini berlatar belakang adanya permasalahan dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Tuna Grahita Ringan (C) di SDLB Bhakti Kencana Berbah Sleman dan SDLB secara umum. Peneliti berasumsi bahwa kurikulum yang dilaksanakan dalam pembelajaran PAI di SD Tuna Grahita C tidak sesuai dengan difabelitas yang disandang oleh siswa. Hal ini terlihat dari rumusan standar kompetensi untuk SD tuna Grahita yang tidak berbeda dengan standar kompetensi untuk anak normal.  Pembedaan antara siswa normal dan Tuna Grahita C adalah sangat jelas, yaitu perbedaan “kemampuan IQ”.

Dari latar belakang permasalahan tersebut, penelitian ini mengambil sebagian aspeknya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, yaitu dengan menggunakan strategi optimalisasi bahan ajar sebagai pecapaian standar kompetensi PAI SD Kelas 1 untuk anak tuna grahita ringan. Rumusan masalah yang dijawab dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Model Bahan Ajar PAI bagi anak Sekolah Dasar Luar Biasa Tunagrahita ringan (C) Kelas I yang Efektif?”

Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa  Modul PAI untuk kelas 1 SD Tuna Ghrahita yang layak dipakai dalam pembelajaran  adalah bahan ajar yang berprinsip; (a) dari yang mudah ke yang sulit, dari yang kongkrit ke abstrak, dari yang sederhana ke yang komplek, (b) sesuai dengan kemampuan dan karakteristik siswa; (c) menekankan keterampilan fungsional dengan kondisinya; (d) menarik dan membantu penyajian. Desain modul yang dikembangkan berisi langkah-langkah yang lebih lengkap dari yang sudah ada, sehingga dapat mempermudah siswa dalam pembelajaran.

Hasil uji kelayakan menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan, adalah modul yang: (1) Mempunyai Kelayakan Isi dengan kategori Baik; (2)  Dari aspek bahasa dan gambar juga menunjukkan hasil Baik; (3) Dilihat dari aspek penyajian menunjukkan hasil Baik; (4) Dari aspek penyajian termasuk kategori “Sangat baik“ karena memiliki keseimbangan teks dengan gambar, ukuran gambar, penggunaan huruf, sampul modul yang menarik, sehingga mempermudah siswa memahami materi dalam modul.

Selengkapnya silahkan download