PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN TENTANG KONSEP PENDIDIKAN TINGGI ISLAM

Fazlur Rahman (selanjutnya ditulis “Rahman”), dapat dikategori sebagai salah seorang pemikir neomodernis yang paling serius dan produktif dan juga sebagai seorang tokoh intelektual Muslim yang memiliki latar belakang yang menarik. Rahman memiliki latar belakang tradisi keilmuan yang bertentangan : keilmuan madrasah India Pakistan yang tardisional dan keilmuan Barat yang liberal, keduanya berpengaruh dalam membentuk intelektualismenya. Agaknya, demikianlah yang dimaksud oleh Syafi’i Ma’arif – seorang yang pernah berguru kepadanya yang menyatakan bahwa dalam diri gurunya, Rahman terkumpul ilmu seorang ‘alim yang ‘alim dan ilmu seorang orientalis yang beken (Syafi’i Ma’arif, 1984 : p. vi).

“Rahman” menyuguhkan analisis perkembangan pendidikan tinggi Islam. Rahman merumuskan alternatif metodologi pemikiran keislaman, sebagai rumusan jalan keluar dari seluruh kritisisme atas sejarah pemikiran keislaman. Krisis metodologi tampaknya sangat disadari oleh Rahman sebagai penyebab kemunduran pemikiran Islam. Tampaknya bahwa alternatif metodologi dipandang Rahman sebagai titik pusat penyelesaian krisis intelektualisme Islam. Implikasi dari alternatif metodologis ini merupakan proyek besar ummat Islam mengarah pada pembaharuan pemikiran Islam. Rahman menyadari bahwa proyek besar tersebut selain memer-lukan waktu yang panjang juga memerlukan sarana penunjuang. Sarana penunjuang yang dimaksud oleh Rahman tiada lain adalah sistem pendidikan Islam, sistem pendidikan harus terlebih dahulu dimodernisasi, yakni membuatnya mampu menyokong produktivitas intelektual Islam dengan cara menaikkan standar-standar intelektualnya. 

Download Materi Lengkap PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN TENTANG KONSEP PENDIDIKAN TINGGI ISLAM

Comments

Got something to say?