DEMOKRASI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Konsep kepemimpinan dalam Islam sebenarnya memiliki dasar-dasar yang sangat kuat dan kokoh. Ia dibangun tidak saja oleh nilai-nilai transendental, namun telah dipraktekkan sejak berabad-abad yang lalu oleh nabi Muhammad SAW, para Shahabat dan Al-Khulafa’ Al-Rosyidin. Pijakan kuat yang bersumber dari Al-qur’an dan Assunnah serta dengan bukti empiriknya telah menempatkan konsep kepemimpinan Islam sebagai salah satu model kepemimpinan yang diakui dan dikagumi oleh dunia internasional.

DOWNLOAD DEMOKRASI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

HASIL PENELITIAN PEMIKIRAN PEMBARUAN PENDIDIKAN ISLAM MENUJU PEMBENTUKAN MASYARAKAT MADANI INDONESIA

Masyarakat madani adalah suatu bentuk masyarakat yang dibangun oleh Nabi Muhammad saw sendiri yang memberikan teladan ke arah pembentukan masyarakat peradaban tersebut yang merupakan sebuah negara yang lahir dari peristiwa hijrah. Dengan demikian masyarakat madani yang dimaksud dalam penelitian ini adalah masyarakat yang dibangun oleh Nabi Muhammad saw di kota Madinah yang telah berhasil dalam prakteknya dengan menerapkan Konstitusi Piagam Madinah; memberlakukan nilai-nilai keadilan; prinsip kesetaraan hukum; jaminan kesejahteraan bagi semua warga; serta perlindungan terhadap kelompok minoritas. Kalangan pemikir muslim menganggap masyarakat (kota) madinah sebagai prototype masyarakat ideal produk Islam yang bisa dipersandingkan dengan masyarakat ideal dalam konsep civil society”.

DOWNLOAD PENDIDIKAN ISLAM MENUJU PEMBENTUKAN MASYARAKAT MADANI

ALIRAN ALIRAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

Kondisi perkembangan abad terkini menghendaki adanyanya suatu sistim pendidikan yang kompreshensif dan representative. Karena perkembangan masyarakat dewasa ini menghendaki adanya pembinaan yang dilaksanakan secara seimbang antara nilai dan sikap, pengetahuan, kecerdasan,ketrampilan dan kemampuan berkomunikasi.

Telah beredar pemahaman di kalangan masyarakat tentang adanya dualisme pendidikan, yaitu lembaga pendidikan yang disebut sekolah umum dan lembaga pendidikan yang disebut madrasah atau perguruan agama. Meskipun dikotomi menjadikan pendidikan islam terbelah tetapi bagaimanapun konsep filosofis pendidikan islam, adalah berpangkal tolak pada hablun min Alloh dan hablun minannas juga hablun min al alam hubungan manusia dengan alam sekitarnya.

DOWNLOAD ALIRAN ALIRAN PENDIDIKAN

TIPOLOGI PEMIKIRAN PEMBARUAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

Tipologi adalah ilmu watak  golongan-golongan menurut tipe, corak watak masing-masing . Pemikiran sering diartikan sebagai produk  pikir yang secara sadar dan tegas . Pembaruan merupakan proses cara perbuatan membarui. Sedangkan pendidikan  merupakan sistem untuk meningkatkan kwalitas hidup manusia dalam segala aspek kehidupan. Dari pengertian diatas Tipologi  Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia adalah golongan-golongan tipe, corak sebagai pilihan dari beberapa kemungkinan yang secara sadar dan tegas diungkapkan untuk memperbaharui pendidikan Islam di Indonesia. Adapun tujuannya adalah untuk memberikan  sumbangan pemikiran pembaruan pendidikan Islam dan diharapkan dapat meningkatkan kwalitas hidup manusia Indonesia  dalam segala aspek kehidupan , mampu menciptakan kehidupan masyarakat Indonesia, yang notabene mayoritas Islam, dapat  memelopori, menjadi uswah, menyumbangkan kebudayaan-kebudayaan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang akan menjadi sentral figur, baik bagi masyarakat muslim Indonesia,  maupun seluruh masyakat, bangsa Indonesia yang ber Bhineka Tunggal Ika.

Download Materi Selengkapnya

PEMIKIRAN PEMBARUAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

Membincangkan pendidikan berarti membincangkan masalah diri manusia sendiri sebagai makhluk Tuhan yang dipersiapkan untuk menjadi khalifah-Nya di muka bumi dalam kerangka mengabdi kepada-Nya. Pendidikan Islam dikaitkan dengan konsepsi kejadian manusia yang dari sejak awal kejadiannya sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna yang dibekali potensi hidayah akal dan ilmu, maka itu merupakan proses panjang yang tidak berkesudahan sehingga siap untuk memikul amanat Tuhan dan tanggung jawab, sepanjang dunia masih ada.

Baca Selengkapnya

ALIRAN TEORI PENDIDIKAN JAWWAD IMPLEMENTASINYA DALAM CORAK PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

Aktivitas kependidikan Islam timbul sejak adanya manusia itu sendiri (Nabi Adam dan Hawa), bahkan ayat Quran yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad Shollahu ‘alaihi wassalam, adalah bukan perintah tentang sholat, puasa, dan lainnya, tetapi justru perintah iqra’ (membaca, merenung, menelaah, meneliti atau mengaji) atau perintah untuk mencerdaskan kehidupan manusia yang merupakan inti dari aktivitas pendidikan. Menurut Muhaimin, dari sinilah manusia memikirkan, menelaah dan meneliti bagaimana pelaksanaan pendidikan itu, sehingga muncullah pemikiran dan teori-teori pendidikan Islam. Karena itu, menurut Abd al-Gani ‘Ubud, seperti yang dikutip  Muhaimin menyatakan bahwa tidak mungkin ada kegiatan pendidikan Islam dan sistem  pengajaran Islam, tanpa teori-teori atau pemikiran pendidikan Islam

Muhaimin, Nuansa Baru Pendidikan Islam Mengurai Benang Kusut Dunia Pendidikan, (Jakarta: Rajawali Press, 2006) hal 15.

Download Materi Selengkapnya

GAGASAN MENDIRIKAN SEKOLAH TINGGI ISLAM DI INDONESIA

Masuknya gerakan pembaharuan Islam di Indonesia ditandai dengan berdirinya “Jami;at Khair” pada tahun 1905. Dari organisasi inilah kemudian menyebar ajaran-ajaran reformasi yang diperoleh dari bacaan-bacaan yang didatangkan dari luar negeri. Artinya, dengan berdirinya organisasi ini, kemudian disusul dengan berdirinya organisasi-organisasi Islam lainnya di Jawa seperti Muhammadiyah [1912] di Yogyakarta, al-Islah wal Irsyad [1914] di Jakarta, Persatuan Islam [Persis] di Bandung tahun 1923, Persatoean Oemat Islam [1917] di Majalengka, Syarikat Dagang Islam di Surakarta [1904], dan Nahdlatul Ulama [NU] di Surabaya [1926]. Maka, dapat disimpulkan bahwa tahun 1909 merupakan starting-point pembaruan pendidikan Islam dan kemudian mengantarkan sejarah pendidikan Islam ke dalam babak baru, yaitu berdirinya sekolah-sekolah yang dikelolah dengan metode pengajaran yang lebih maju, seperti sekolah yang berdiri dengan nafas reformasi Islam di Indonesia adalah Ambiya Achool di bawah pimpinan Abdullah Ahmad yang kemudian diubah menjadi sekolah Ambiyah.  Setelah itu, bermunculan sekolah-sekolah dari tingkat dasar [ibtida’iyah], menengah tingkat pertama [tsanawiyah], sekolah menengah tingkat atas [aliyah] sampai tingkat pendidikan tinggi [aljami’ah].

Download Materi Selengkapnya 
GAGASAN MENDIRIKAN SEKOLAH TINGGI ISLAM  DI INDONESIA

PEMIKIRAN PERADABAN ISLAM MASA MODERN (MASA PEMBEBASAN)

  • 1. Masa Pembebasan dari Kolonial Barat

Dunia Islam abad XX ditandai dengan kebangkitan dari kemunduran dan kelemahan secara budaya maupun politik setelah kekuatan Eropa mendominasi mereka. Eropa bisa menjajah karena keberhasilannya dalam menerapkan strategi ilmu pengetahuan dan teknologi serta mengelola berbagai lembaga pemerintahan. Negeri-negeri Islam menjadi

Download Materi Selengkapnya PEMIKIRAN PERADABAN ISLAM MASA  MODERN (MASA PEMBEBASAN)

ISLAM DI SPANYOL DAN PENGARUHNYA TERHADAP

Ketika periode klasik Islam mulai memasuki masa kemunduran, Eropa mulai bangkit dari keterbelakangannya. Kebangkitan Eropa bukan saja terlihat dalam bidang politik dengan keberhasilan mereka mengalahkan kerajaan-kerajaan Islam dan bagian dunia lainnya, tetapi kemajuan mereka terutama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan dalam bidang inilah yang mendukung keberhasilan politiknya. Dalam catatan sejarah Islam, kemajuan-kamajuan Eropa ini tidak dapat dipisahkan dari pemerintahan Islam di Spanyol. Dari Spanyol Islamlah, Eropa banyak menimba ilmu, karena pada periode klasik, ketika Islam mencapai masa keemasannya, Spanyol merupakan pusat peradaban Islam yang sangat penting, menyaingi Baghdad di Timur.  Ketika itu, orang-orang Eropa Kristen banyak belajar di perguruan-perguruan tinnggi Islam di Spanyol Islam. Islam menjadi “guru” bagi orang Eropa, karena itu kehadiran Islam di Spanyol banyak menarik perhatian para sejarawan

Download Materi Selemgkapnya  ISLAM DI SPANYOL DAN PENGARUHNYA TERHADAP

PEMIKIRAN PERADABAN ISLAM MASA MODERN

Periode ini merupakan zaman kebangkitan Islam. Ekspedisi Napoleon di Mesir yang berakhir di tahun 1801 M, membuka mata dunia Islam, terutama Turki dan Mesir, akan kemunduran dan kelemahan umat Islam di samping kemajuan dan kekuatan Barat. Maka Raja dan pemuka-pemuka Islam mulai berpikir dan mencari jalan untuk mengembangkan balance of power, yang telah pincang dan membahayakan Islam. Kontak Islam dengan Barat sekarang berlainan dengan kontak Islam dengan Barat di Periode Klasik. Pada waktu itu Islam sedang naik dan Barat sedang dalam kegelapan. Sekarang sebaliknya, Islam sedang dalam kegelapan dan Barat sedang menaik dan kini Islam ingin belajar dari Barat

Download Materi Selengkapnya  PEMIKIRAN PERADABAN ISLAM MASA  MODERN

« Halaman Sebelumnya Halaman Berikutnya »