PSIKOLOGI BELAJAR : PENTINGNYA MENGENAL ANAK DIDIK, PERBEDAAN INDIVIDUAL DAN KESIAPAN BELAJAR

  • SIFAT DAN HAKEKAT KEJIWAAN MANUSIA
  • FAKTOR UMUM YANG HARUS DIKENAL PADA ANAK
  • PERKEMBANGAN PSIKO-FISIK SISWA
  • HAKEKAT PERBEDAAN INDIVIDUAL DAN BEBERAPA TEORI PERBEDAAN INDIVIDUAL
  • KESIAPAN BELAJAR ANAK

Download Materi Lengkap PSIKOLOGI BELAJAR : PENTINGNYA MENGENAL ANAK DIDIK, PERBEDAAN INDIVIDUAL DAN KESIAPAN BELAJAR

PSIKOLOGI BELAJAR : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES DAN HASIL BELAJAR MOTIVASI DALAM BELAJAR

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES DAN HASIL BELAJAR
MOTIVASI DALAM BELAJAR

Download Materi Lengkap  PSIKOLOGI BELAJAR

PSIKOLOGI BELAJAR : LEARNING CONTRACT KONSEP MAP LEARNING OBJECTIVE [LO] POKOK BAHASAN DAN REFERENSI SISTEM PENILAIAN STRATEGI PEMBELAJAR

PSIKOLOGI BELAJAR : LEARNING CONTRACT  KONSEP MAP  LEARNING OBJECTIVE [LO]  POKOK BAHASAN DAN REFERENSI  SISTEM PENILAIAN STRATEGI PEMBELAJAR.

Download  Materi  Lengkap  PSIKOLOGI BELAJAR

PSIKOLOGI BELAJAR : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES DAN HASIL BELAJAR MOTIVASI DALAM BELAJAR

  • MEMBIMBING PESERTA DIDIK UTK MEMASUKI PELBAGAI PENGALAMAN MELALUI PROSES BELAJAR SEDANG BERLANGSUNG
  • PROSES MENIMBULKAN SEMANGAT DAN KEAKTIFAN  PADA DIRI PESERTA DIDIK  SEHINGGA BENAR-BENAR  BERSEDIA UTK  BELAJAR
  • PROSES YG MENYEBABKAN PERHATIAN PESERTA DIDIK
  • MOTIVASI MERUPAKAN JANTUNG-NYA PROSES BELAJAR  TERTUMPU KEPADA SATU ARAH ATAU TUJUAN  BELAJAR
  • MOTIVASI BEGITU PENTING DLM PROSES PEMBELAJARAN
  • TUGAS GURU YG PERTAMA  –  MEMBANGKITKAN MOTIVASI PELAJAR TERHADAP APA YG AKAN DIPELAJARI PESERTA DIDIK.

Download Materi PSIKOLOGI BELAJAR : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES DAN HASIL BELAJAR MOTIVASI DALAM BELAJAR

CIVIL SOCEITY DAN MASYARAKAT MADANI [Jalan Panjang Menuju Masyarakat Indonesia Berperadaban]

CIVIL SOCEITY DAN  MASYARAKAT MADANI  [Jalan Panjang  Menuju Masyarakat Indonesia  Berperadaban]

“Civil society dan/atau “masyarakat madani” merupakan salah satu upaya untuk mengerti bagaimana kita dapat menjadi bangsa negara [nation-state], yang baik1. Wacana civil society sebetulnya sudah mulai berkembang sejak dekade 70-an bersama dengan mulai maraknya lembaga swadaya masyarakat [LSM]2 di Indonesia. Memasuki dekade 80-an, wacana ini makin merebut perhatian publik. Pada dekade tersebut, kekuasaan Orde Baru sedang di puncak kejayaannya dengan wacana tunggal yang sangat hegemonik yang ditandai penetapan “Pancasila” sebagai asas tunggal. Wacana lain yang muncul diluar Pancasila “ibarat barang haram” yang bukan saja dilarang, tetapi juga diimbangi dengan tindakan hukum yang represif3.

Indonesia, menurut Prof. Bernard Adeney, “sudah memiliki definisi yang cukup hebat tentang masyarakat baik atau civil atau “madani”, yaitu Pancasila4.  Menurutnya, pancasila muncul sebagai hasil dari musyawarah mufakat yang menyatakan semacam visi untuk civil society. Menurut Prof. Bernard Adeney, visi ini dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu : [1] Pancasila dimengerti sebagai persetujuan [mufakat], tentang apa yang menjadi landasan bangsa negara yang paling mendasar. “Yang paling dasar” dapat diterjemahkan sebagai yang paling minimal. Pancasila merupakan visi bangsa negara yang dapat disetujui oleh semua unsur masyarakat Indonesia, walaupun bukan visi paling sempurna kelompok-kelompok tertentu. [2] Pancasila diciptakan sebagai aturan main, yaitu sila-sila yang mangatur proses membangun bangsa negara yang diinginkan. Hal ini berarti bahwa struktur negara, hukum da kebijaksanaan pemerintah adalah seyogianya sesuai dengan Pancasila.  Proses membangun negara yang jelas bertentangan dengan Pancasila seharusnya ditolak. [3] Pancasila juga dimengerti sebagai tujuan ideal bangsa negara Indonesia. Indonesia bertekad menjadi bangsa negara yang “pancasilais” walaupun tujuan ideal itu belum terwujud” 5.

Download Versi Lngkap CIVIL SOCEITY DAN  MASYARAKAT MADANI

PENDIDIKAN MULTIKULTURALISME SEBAGAI UPAYA MENUJU MASYARAKAT MADANI INDONESIA

Bangsa dan negara Indonesia merupakan suatu bangsa yang besar. Kenyataan yang tak dapat ditolak bahwa masyarakat dan bangsa Indonesia terdiri dari berbagai keragaman sosial, kelompok etnis, budaya, agama, aspirasi politik dan lain-lain, sehingga “masyarakat dan bangsa Indonesia secara sederhana dapat disebut sebagai masyarakat “multikultural”. Tentu saja, realitas “multikultural” tersebut berhadapan dengan kebutuhan mendesak untuk merekonstruksi kembali “kebudayaan nasional Indonesia”  atau “budaya bangsa” yang dapat menjadi “integrating force” yang dapat mengikat seluruh keragaman etnis, sukubangsa dan budaya tersebut”2 sebagai upaya menuju masyarakat madani Indonesia.

Pemahaman serta kesadaran tentang multikulturalisme, sebenarnya sudah muncul sejak negara Republik Indonesia terbentuk yang digunakan oleh pendiri bangsa Indonesia untuk “mendisain kebudayaan bangsa Indonesia. Tetapi realitas sekarang yang dihadapi bangsa Indonesia, pemahamannya keluar dari konsep dasar tersebut. Artinya, bagi bangsa Indonesia masa kini konsep multikulturalisme menjadi sebuah konsep yang baru dan asing”3. Kenapa demikian,  karena kesadaran tentang konsep multikulturalisme yang dibentuk oleh pendidiri bangsa ini tidak terwujud  pada masa Orde Baru.  Kesadaran tersebut dipendam atas nama  persatuan dan stabilitas negara yang kemudian muncul paham mono-kulturalisme yang menjadi tekanan utama dan akhirnya semuanya memaksakan pola yang berkarakteristik  “penyeragaman” berbagai aspek, sistem sosial, politik dan budaya, sehingga sampai saat ini wawasan multikulturalisme bangsa Indonesia masih sangat rendah.

Download Versi Lengkap PENDIDIKAN MULTIKULTURALISME  SEBAGAI UPAYA  MENUJU MASYARAKAT MADANI INDONESIA

PSIKOLOGI BELAJAR : TEORI-TEORI PSIKOLOGI BELAJAR

TEORI-TEORI PSIKOLOGI BELAJAR

  • BEHAVIORAL
  • KOGNITIVISME
  • HUMANISTIK

Download Versi Lengkap PSIKOLOGI BELAJAR : TEORI-TEORI PSIKOLOGI BELAJAR

PSIKOLOGI BELAJAR : BELAJAR DAN PERANAN PSIKOLOGI BELAJAR

  1. PENGERTIAN DAN ARTI PENTING BELAJAR
  2. MACAM-AMACAM AKTIVITAS YANG DISEBUT BELAJAR
  3. PERANAN PSIKOLOGI BELAJAR
  4. FOKUS PSIKOLOGI BELAJAR

Download Versi Lengkap PSIKOLOGI BELAJAR : BELAJAR DAN PERANAN PSIKOLOGI BELAJAR

PSIKOLOGI BELAJAR

  • PENGERTIAN PSIKOLOGI BELAJAR
  • RUANG LINGKUP, OBJEK, FUNGSI, FAEDAH DAN TUJUAN PSIKOLOGI BELAJAR
  • ARTI PENTING PSIKOLOGI BELAJAR DLM PBM\

Download Versi Lengkap PSIKOLOGI BELAJAR

PSIKOLOGI BELAJAR : KESULITAN BELAJAR DAN ALTERNATIF PEMECAHANNYA

MAKNA KESULITAN BELAJAR
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR
DIAGNOSA KESULITAN BELAJAR
CARA BELAJAR YANG BAIK

Download Versi Lengkap PSIKOLOGI BELAJAR : KESULITAN BELAJAR DAN ALTERNATIF PEMECAHANNYA

« Laman SebelumnyaLaman Berikutnya »