<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Web Pendidikan Indonesia, Media Pembelajaran, E-learning, Psikologi Pembejaran &#187; Materi Umum</title>
	<atom:link href="http://sanaky.com/category/materi-umum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sanaky.com</link>
	<description>Web Pendidikan Indonesia, Media Pembelajaran, E-learning, Psikologi Pembejaran</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Jul 2009 18:09:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>TIPOLOGI PEMIKIRAN PEMBARUAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA</title>
		<link>http://sanaky.com/tipologi-pemikiran-pembaruan-pendidikan-islam-di-indonesia/</link>
		<comments>http://sanaky.com/tipologi-pemikiran-pembaruan-pendidikan-islam-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 18:07:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Materi Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanaky.com/?p=376</guid>
		<description><![CDATA[Tipologi adalah ilmu watak  golongan-golongan menurut tipe, corak watak masing-masing . Pemikiran sering diartikan sebagai produk  pikir yang secara sadar dan tegas . Pembaruan merupakan proses cara perbuatan membarui. Sedangkan pendidikan  merupakan sistem untuk meningkatkan kwalitas hidup manusia dalam segala aspek kehidupan. Dari pengertian diatas Tipologi  Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia adalah golongan-golongan tipe, corak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tipologi adalah ilmu watak  golongan-golongan menurut tipe, corak watak masing-masing<a name="_ftnref1"></a> . Pemikiran sering diartikan sebagai produk  pikir yang secara sadar dan tegas <a name="_ftnref2"></a>. Pembaruan merupakan proses cara perbuatan membarui<a name="_ftnref3"></a>. Sedangkan pendidikan  merupakan sistem untuk meningkatkan kwalitas hidup manusia dalam segala aspek kehidupan<a name="_ftnref4"></a><sup>. </sup>Dari pengertian diatas Tipologi  Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia adalah golongan-golongan tipe, corak sebagai pilihan dari beberapa kemungkinan yang secara sadar dan tegas diungkapkan untuk memperbaharui pendidikan Islam di Indonesia. Adapun tujuannya adalah untuk memberikan  sumbangan pemikiran pembaruan pendidikan Islam dan diharapkan dapat meningkatkan kwalitas hidup manusia Indonesia  dalam segala aspek kehidupan , mampu menciptakan kehidupan masyarakat Indonesia, yang notabene mayoritas Islam, dapat  memelopori, menjadi <em>uswah</em>, menyumbangkan kebudayaan-kebudayaan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang akan menjadi sentral figur, baik bagi masyarakat muslim Indonesia,  maupun seluruh masyakat, bangsa Indonesia yang ber Bhineka Tunggal Ika.</p>
<p><a style="text-decoration: none;" href="http://sanaky.com/wp-content/uploads/2009/07/makalah-sugengrtf.zip">Download Materi Selengkapnya</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanaky.com/tipologi-pemikiran-pembaruan-pendidikan-islam-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PEMIKIRAN PEMBARUAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA</title>
		<link>http://sanaky.com/pemikiran-pembaruan-pendidikan-islam-di-indonesia/</link>
		<comments>http://sanaky.com/pemikiran-pembaruan-pendidikan-islam-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 18:05:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Materi Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanaky.com/?p=373</guid>
		<description><![CDATA[Membincangkan pendidikan berarti membincangkan masalah diri manusia sendiri sebagai makhluk Tuhan yang dipersiapkan untuk menjadi khalifah-Nya di muka bumi dalam kerangka mengabdi kepada-Nya. Pendidikan Islam dikaitkan dengan konsepsi kejadian manusia yang dari sejak awal kejadiannya sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna yang dibekali potensi hidayah akal dan ilmu, maka itu merupakan proses panjang yang tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Membincangkan pendidikan berarti membincangkan masalah diri manusia sendiri sebagai makhluk Tuhan yang dipersiapkan untuk menjadi khalifah-Nya di muka bumi dalam kerangka mengabdi kepada-Nya. Pendidikan Islam dikaitkan dengan konsepsi kejadian manusia yang dari sejak awal kejadiannya sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna yang dibekali potensi hidayah akal dan ilmu, maka itu merupakan proses panjang yang tidak berkesudahan sehingga siap untuk memikul amanat Tuhan dan tanggung jawab, sepanjang dunia masih ada.</p>
<p><span id="more-373"></span>Oleh sebab itu problematika pendidikan Islam yang muncul selalu <em>complicate </em>serumit persoalan manusia itu sendiri.<a name="_ftnref1"></a> Problem pendidikan Islam mulai pengertian pendidikan, tujuan, materi dan strategi pendidikan-pengajarannya hingga lembaga penyelenggara pendidikan Islam, yang muncul dari masa ke masa, dikaji dan dicari jawabannya selalu berkembang dan melahirkan pemikiran-penting seiring dengan perkembangan zaman, peradaban dan produk-produknya, khususnya hasil ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat berpengaruh bagi eksistensi dan peran pendidikan Islam di masyarakatnya.</p>
<p><a href="http://sanaky.com/wp-content/uploads/2009/07/makalah-yunus-m-ssosi-1.zip">Download Materi Selengkapnya</a></p>
<hr size="1" /><a name="_ftn1"></a>Ahmad Arifi, <em>Politik Pendidikan Islam; Menelusuri Ideologi dan Aktualisasi Pendidikan Islam Di Tengah Arus Globalisasi </em>(Yogyakarta: Teras, 2009), hlm. 1.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanaky.com/pemikiran-pembaruan-pendidikan-islam-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ALIRAN TEORI PENDIDIKAN JAWWAD IMPLEMENTASINYA  DALAM CORAK PENDIDIKAN ISLAM DI  INDONESIA</title>
		<link>http://sanaky.com/aliran-teori-pendidikan-jawwad-implementasinya-dalam-corak-pendidikan-islam-di-indonesia/</link>
		<comments>http://sanaky.com/aliran-teori-pendidikan-jawwad-implementasinya-dalam-corak-pendidikan-islam-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 17:57:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Materi Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanaky.com/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[Aktivitas kependidikan Islam timbul sejak adanya manusia itu sendiri (Nabi Adam dan Hawa), bahkan ayat Quran yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad Shollahu &#8216;alaihi wassalam, adalah bukan perintah tentang sholat, puasa, dan lainnya, tetapi justru perintah iqra&#8217; (membaca, merenung, menelaah, meneliti atau mengaji) atau perintah untuk mencerdaskan kehidupan manusia yang merupakan inti dari aktivitas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aktivitas kependidikan Islam timbul sejak adanya manusia itu sendiri (Nabi Adam dan Hawa), bahkan ayat Quran yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad <em>Shollahu &#8216;alaihi wassalam</em>, adalah bukan perintah tentang sholat, puasa, dan lainnya, tetapi justru perintah<em> iqra&#8217;</em> (membaca, merenung, menelaah, meneliti atau mengaji) atau perintah untuk mencerdaskan kehidupan manusia yang merupakan inti dari aktivitas pendidikan. Menurut Muhaimin, dari sinilah manusia memikirkan, menelaah dan meneliti bagaimana pelaksanaan pendidikan itu, sehingga muncullah pemikiran dan teori-teori pendidikan Islam. Karena itu, menurut Abd al-Gani &#8216;Ubud, seperti yang dikutip  Muhaimin menyatakan bahwa tidak mungkin ada kegiatan pendidikan Islam dan sistem  pengajaran Islam, tanpa teori-teori atau pemikiran pendidikan Islam<a name="_ftnref1"></a></p>
<p><a name="_ftn1"></a> Muhaimin, <em>Nuansa Baru Pendidikan Islam</em> <em>Mengurai Benang Kusut Dunia Pendidikan</em>, (Jakarta: Rajawali Press, 2006) hal 15.</p>
<p><a href="http://sanaky.com/wp-content/uploads/2009/07/salmiah-makalah.zip">Download Materi Selengkapnya</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanaky.com/aliran-teori-pendidikan-jawwad-implementasinya-dalam-corak-pendidikan-islam-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DINAMIKA PEMIKIRAN DALAM ISLAM</title>
		<link>http://sanaky.com/dinamika-pemikiran-dalam-islam/</link>
		<comments>http://sanaky.com/dinamika-pemikiran-dalam-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 16:36:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipan999</dc:creator>
				<category><![CDATA[Materi Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanaky.com/?p=310</guid>
		<description><![CDATA[Ilmu pengetahuan dan teknologi yang hingga saat ini menjadi kunci yang paling mendasar dari kemajuan yang diraih umat manusia, tentunya tidak datang begitu saja tanpa ada sebuah dinamika atau diskursus ilmiah. Proses untuk mendapatkan ilmu pengetahuan lazim dikenal dengan epistemologis. Epistemologi secara kebahasaan berasal dari term Yunani [Greek], episteme yang sepadan dengan term knowledge: logos: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">Ilmu pengetahuan dan teknologi yang hingga saat ini menjadi kunci yang paling mendasar dari kemajuan yang diraih umat manusia, tentunya tidak datang begitu saja tanpa ada sebuah dinamika atau diskursus ilmiah. Proses untuk mendapatkan ilmu pengetahuan lazim dikenal dengan epistemologis.</p>
<p>Epistemologi secara kebahasaan berasal dari term Yunani [<em>Greek</em>], episteme yang sepadan dengan term <em>knowledge: logos: dan account</em>. Epistemologi atau <em>theory of knowledge</em> ini sering diuraikan sebagai <em>is that branch of philosophy which concerned with nature and scope of knowledge, its presupposition and basis and general reliability of claim to knowledge</em></p>
<p><em>Downlad Materi Selengkapnya  </em><a title="PEmikiran dalam Islam" href="http://sanaky.com/wp-content/uploads/2009/02/11-dinamika-pemikiran-dlm-islam.pdf">DINAMIKA PEMIKIRAN DALAM ISLAM</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanaky.com/dinamika-pemikiran-dalam-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>STUDI TERHADAP LAYANAN BIRO-BIRO BIMBINGAN SKRIPSI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA</title>
		<link>http://sanaky.com/studi-terhadap-layanan-biro-biro-bimbingan-skripsi-di-daerah-istimewa-yogyakarta/</link>
		<comments>http://sanaky.com/studi-terhadap-layanan-biro-biro-bimbingan-skripsi-di-daerah-istimewa-yogyakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 13:13:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipan999</dc:creator>
				<category><![CDATA[Materi Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanaky.com/?p=303</guid>
		<description><![CDATA[Tujuan penelitian ini menganalisis latar belakang tumbuhnya keberadaan BBS (Biro-biro Bimbingan Skripsi) di luar kampus, memetakan bentuk-bentuk layanannya, serta mengenali karakteristik mahasiswa sebagai pengguna jasa BBS. Penelitian ini menggunakan dependent variable, independent variable, dan moderating variable. Data dikumpulkan melalui survei, observasi partisipatitoris, wawancara mendalam, dan catatan lapangan. Data dianalisis dengan pengkodean, penyusunan matriks, pengisian indeks [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tujuan penelitian ini menganalisis latar belakang tumbuhnya keberadaan BBS (Biro-biro Bimbingan Skripsi) di luar kampus, memetakan bentuk-bentuk layanannya, serta mengenali karakteristik mahasiswa sebagai pengguna jasa BBS. Penelitian ini menggunakan <em>dependent variable</em>, <em>independent variable</em>, dan<em> moderating variable</em>. Data dikumpulkan melalui survei, observasi partisipatitoris, wawancara mendalam, dan catatan lapangan. Data dianalisis dengan pengkodean, penyusunan matriks, pengisian indeks peristiwa, perumusan jaring kausal konseptual, serta pengujian kesimpulan. Dengan menelusuri iklan BBS di koran, internet, dan informan, peneliti mewawancarai BBS. Penetapan sampel BBS dengan <em>accidental sampling</em>. Pengujian kesimpulan dengan analisis lintas kasus dan triangulasi.</p>
<p><span id="more-303"></span>Penelitian ini berkesimpulannya bahwa (1) belum optimalnya bimbingan skripsi, meningkatnya permintaan skripsi, dan tidak ada kebijakan skema pembiayaan dari pengelola kampus; (2) kemampuan, keleluasaan, kemudahan, dan garansi merupakan nilai lebih layanan BBS; (3) karakteristik pengguna jasa lebih banyak dari Jogja, PTS, program studi bukan teknik, kelas reguler/ekstensi/jarak jauh, semester 6-9 atau terancam DO, sibuk/sudah bekerja.</p>
<p>Download Materi Lengkap <a title="Pendidikan Yogyakarta" href="http://sanaky.com/wp-content/uploads/2009/02/05-hasil-penelitian-academics-underground.pdf">STUDI TERHADAP LAYANAN BIRO-BIRO BIMBINGAN SKRIPSI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanaky.com/studi-terhadap-layanan-biro-biro-bimbingan-skripsi-di-daerah-istimewa-yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PENDIDIKAN PERKAWINAN: 7 MUTIARA MENUJU KEBAHAGIAN RUMAH TANGGA</title>
		<link>http://sanaky.com/pendidikan-perkawinan-7-mutiara-menuju-kebahagian-rumah-tangga/</link>
		<comments>http://sanaky.com/pendidikan-perkawinan-7-mutiara-menuju-kebahagian-rumah-tangga/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 12:14:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipan999</dc:creator>
				<category><![CDATA[Materi Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanaky.com/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[Pernikahan adalah perbuatan yang selalu diinginkan dan didambakan oleh setiap manusia yang hidup. Pernikahan itu adalah sunnah Nabi [النكاح سنتى], maka barang siapa yang tidak melaksanakan nikah, kata Nabi saw bukan golongannya [فمن رغب عن سنتئ فليس منى].  Pernikahan harus didasarkan pada agama, ibadah, dan menjalankan sunnah Nabi saw, dan bukan didasarkan pada nafsu belaka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernikahan adalah perbuatan yang selalu diinginkan dan didambakan oleh setiap manusia yang hidup. Pernikahan itu adalah sunnah Nabi [النكاح سنتى], maka barang siapa yang tidak melaksanakan nikah, kata Nabi saw bukan golongannya [فمن رغب عن سنتئ فليس منى].  Pernikahan harus didasarkan pada agama, ibadah, dan menjalankan sunnah Nabi saw, dan bukan didasarkan pada nafsu belaka atau didasarkan tujuan lain yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam.</p>
<p><strong>Downlad Materi Selengkapnya</strong><br />
<a title="Pendidikan Perkawinan" href="http://sanaky.com/wp-content/uploads/2009/02/pendidikan-perkawinan.pdf">7 MUTIARA MENUJU KEBAHAGIAN RUMAH TANGGA</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanaky.com/pendidikan-perkawinan-7-mutiara-menuju-kebahagian-rumah-tangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IDENTITAS UMAT MUHAMMAD KAJIAN AYAT AL-FATH 29</title>
		<link>http://sanaky.com/identitas-umat-muhammad-kajian-ayat-al-fath-29/</link>
		<comments>http://sanaky.com/identitas-umat-muhammad-kajian-ayat-al-fath-29/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 10:45:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipan999</dc:creator>
				<category><![CDATA[Materi Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanaky.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[IDENTITAS UMAT MUHAMMAD KAJIAN AYAT AL-FATH 29 Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud &#8230;.. [al-Fath - 29] Download Materi Selengkapnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">IDENTITAS UMAT MUHAMMAD KAJIAN AYAT AL-FATH 29</p>
<p>Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud &#8230;.. [al-Fath - 29]</p>
<p>Download Materi Selengkapnya <a title="Umat" href="http://sanaky.com/wp-content/uploads/2009/02/identitas-umat-muhammad.pdf">IDENTITAS UMAT MUHAMMAD KAJIAN AYAT AL-FATH 29</a></p>
<p style="text-align: left;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanaky.com/identitas-umat-muhammad-kajian-ayat-al-fath-29/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KEBIJAKAN E-LEARNING  UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA</title>
		<link>http://sanaky.com/kebijakan-e-learning-universitas-islam-indonesia/</link>
		<comments>http://sanaky.com/kebijakan-e-learning-universitas-islam-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 10:39:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipan999</dc:creator>
				<category><![CDATA[Materi Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanaky.com/?p=258</guid>
		<description><![CDATA[Issue penting pada abad millennium adalah globalisasi. Para ahli telah banyak memberikan pengertian tentang makna globalisasi. Giddens (2001) menyebutkan bahwa issue tersebut berkaitan dengan tesis bahwa kita sekarang hidup dalam satu dunia. Selanjutnya Miarso dkk. (1998) menulis bahwa salah satu fenomena yang muncul dalam era globalisasi adalah adanya dominasi budaya yang kuat dan agresif terhadap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Issue penting pada abad millennium adalah globalisasi. Para ahli telah banyak memberikan pengertian tentang makna globalisasi. Giddens (2001) menyebutkan bahwa issue tersebut berkaitan dengan tesis bahwa kita sekarang hidup dalam satu dunia. Selanjutnya Miarso dkk. (1998) menulis bahwa salah satu fenomena yang muncul dalam era globalisasi adalah adanya dominasi budaya yang kuat dan agresif terhadap budaya yang lemah dan pasif. Budaya yang kuat dan agresif adalah budaya yang bersifat progesif  dengan ciri antara lain  adalah  penggunaan teknologi yang senantiasa berkembang serta kemampuan dalam mengembangkan dan menyerap ilmu dan pengetahuan yang banyak dan cepat.</p>
<p><span id="more-258"></span>Dengan demikian globalisasi akan meningkatkan cakrawala intelektual dengan semakin banyaknya informasi yang tersedia dan dapat dengan mudah diperoleh, juga akan meningkatkan interaksi antara warga dunia baik secara langsung maupun tidak langsung.</p>
<p>Teknologi Informasi sebagai kunci pada era globalisasi, telah berkembang sangat pesat sehingga memungkinkan setiap orang untuk mengakses informasi secara instant dalam berbagai bentuk. Dryden (2001) menyebutkan bahwa teknologi informasi menjadi sebab terjadinya revolusi di bidang bisnis, kehidupan rumah tangga, pekerjaan, manajemen, pendidikan dan aspek kehidupan yang lain. Hal ini didukung oleh kenyataan  meningkatnya penggunaan komputer dan teknologi di masyararakat dengan ciri:</p>
<ol>
<li>komputer akan menjadi barang yang biasa sebagaimana TV dan radio</li>
<li>kecenderungan keberadaan komputer di setiap rumah, paling tidak prosentase dosen dan mahasiswa yang memiliki komputer akan meningkat setiap tahun.</li>
<li>Koneksi antar komputer kedalam jaringan lokal atau internet akan semakin mudah dan murah</li>
<li>E-mail akan semakin lazim digunakan sebagai alat komunikasi formal ataupun informal</li>
<li>Semakin banyaknya sumber informasi yang tersedia dalam bentuk digital.</li>
</ol>
<p>Selanjutnya secara bertahap, Negroponte (1999) memprediksi bahwa komputer-komputer pribadi akan terhubung kepada jutaan komputer lain dalam suatu jaringan sehingga menjadi suatu kekuatan baru yang menjadi dasar bagi munculnya ekonomi  berbasis pada knowledge (K-Economy). Kekuatan teknologi informasi akan mengarah pada koneksi daripada komputasi. Dalam hal ini Dryden (2001) mengutip pendapat dari Kevin Kelly, editor majalah Wired, bahwa ekonomi dunia baru dipengaruhi oleh runtuhnya mikrokosmos chip dan meledaknya telekosmos koneksi. Sehingga K-Economy akan digerakkan oleh kemampuan koneksi  komputer bukannya komput</p>
<p>Download Materi Selengkapnya <a title="KOnsep E-learning" href="http://sanaky.com/wp-content/uploads/2009/02/konsep-e-learning-uii.pdf">KEBIJAKAN E-LEARNING  UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanaky.com/kebijakan-e-learning-universitas-islam-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LOGIKA DAN STATISTIKA  SEBAGAI  SARANA BERPIKIR ILMIAH</title>
		<link>http://sanaky.com/logika-dan-statistika-sebagai-sarana-berpikir-ilmiah/</link>
		<comments>http://sanaky.com/logika-dan-statistika-sebagai-sarana-berpikir-ilmiah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 10:27:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipan999</dc:creator>
				<category><![CDATA[Materi Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanaky.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[Tadi malam di rumah pak Pulan ada pencuri dan Polisi segera diberitahukan. Komandan polisi yang dating memimpin pemeriksaaan, sebuah jendela belakang dibongkar oleh pencuri itu. Dari jendelah inilah mereka masuk piker Komandan. Dengan segera ia tahun, bahwa yang mencuri itu lebih dari satu, karena dilihatnya dua macam jejak di bawah jendela itu. Tahukah tuan, barang-barang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tadi malam di rumah pak <em>Pulan</em> ada pencuri dan Polisi segera diberitahukan. Komandan polisi yang dating memimpin pemeriksaaan, sebuah jendela belakang dibongkar oleh pencuri itu. Dari jendelah inilah mereka masuk <em>piker Komandan. </em>Dengan segera ia tahun, bahwa yang <em>mencuri itu lebih dari satu, </em>karena dilihatnya <em>dua macam jejak di bawah jendela itu. </em>Tahukah tuan, barang-barang apa yang dicuri, Tanya Komandan Polisi kepada pak <em>Pulan, </em>sebuah Radio, satu set Komputer jawab pak Pulan.</p>
<p><span id="more-255"></span></p>
<p>Dari cerita ini ada proses berpikir. Berpikir merupakan suatu aktivitas pribadi manusia yang mengakibatkan penemuan yang terarah kepada suatu tujuan. Manusia berpikir untuk menemukan pemahaman atau pengertian, pembentukan pendapat, dan kesimpulan atau keputusan dari sesuatu yang kita kehendaki. Menurut J.S.Suriasumantri<a name="_ftnref1" href="#_ftn1">2</a>, &#8216;manusia &#8211; <em>homo sapiens, </em>makhluk yang berpkir. Setiap saat dari hidupnya, sejak dia lahir sampai masuk liang lahat, dia tak pernah berhenti berpkir. Hampir tak ada masalah yang menyangkut dengan perikehidupan yang terlepas dari jangkauan pikirannya, dari soal paling remeh sampai soal paling asasi&#8221;.</p>
<p>Download Dokumen Materi<a title="Logika dan Statistika" href="http://sanaky.com/wp-content/uploads/2009/02/03-logika-dan-statistika.zip"> LOGIKA DAN STATISTIKA  SEBAGAI  SARANA BERPIKIR ILMIAH</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanaky.com/logika-dan-statistika-sebagai-sarana-berpikir-ilmiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PARADIGMA PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DI INDONESIA PASCA REFORMASI ANTARA MITOS DAN REALITAS</title>
		<link>http://sanaky.com/paradigma-pembangunan-pendidikan-di-indonesia-pasca-reformasi-antara-mitos-dan-realitas/</link>
		<comments>http://sanaky.com/paradigma-pembangunan-pendidikan-di-indonesia-pasca-reformasi-antara-mitos-dan-realitas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 09:48:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipan999</dc:creator>
				<category><![CDATA[Materi Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanaky.com/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Abstrak : Ada berbagai masalah dalam dunia pendidikan kita yang belum teratasi. Beberapa masalah tersebut antara lain kinerja yang tidak pas dengan tujuan umum pendidikan nasional, produk pendidikan yang belum siap pakai atau tidak sesuai dengan ketersediaan lapangan kerja, rangking pendidikan kita di mata dunia yang setara dengan negara-negara miskin atau baru merdeka, dll. Dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abstrak : Ada berbagai masalah dalam dunia pendidikan kita yang belum teratasi. Beberapa masalah tersebut antara lain kinerja yang tidak pas dengan tujuan umum pendidikan nasional, produk pendidikan yang belum siap pakai atau tidak sesuai dengan ketersediaan lapangan kerja, rangking pendidikan kita di mata dunia yang setara dengan negara-negara miskin atau baru merdeka, dll.<em> </em>Dalam situasi seperti itu telah bergulir pula gelombang reformasi yang menghendaki adanya perubahan.  Dengan kata lain, dalam menyongsong berbagai kecenderungan yang aktual tidak ada alternatif lain selain perlu penataan kembali terhadap dunia pendidikan mulai dari filsafat/tujuan pendidikan sampai ke manajemen pendidikan, kurikulum, metode pembelajaran, substansi pengajaran, pendanaan pendidikan</p>
<p>Download File Selengkapnya <a title="Reformasi antara mitos dan realitas" href="http://sanaky.com/wp-content/uploads/2009/02/pendidikan-pasca-reformasi.zip">PARADIGMA PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DI INDONESIA PASCA REFORMASI ANTARA MITOS DAN REALITAS</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanaky.com/paradigma-pembangunan-pendidikan-di-indonesia-pasca-reformasi-antara-mitos-dan-realitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
